-->

Sunday, February 07, 2016

Bahaya Sianida Bagi Kesehatan Manusia

Akhir-akhir ini indonesia dihebohkan oleh kasus pembunuhan Mirna Salihin. Polisi mengotopsi mayat Mirna Salihin dan menemukan senyawa Sianida yang terdapat pada lambung Mirna Salihin. Mirna Salihin meninggal di sebuah cafe setelah meminum 1 sedot es kopi. Dan disimpulkan bahwa senyawa Sianida yang menyebabkan tewasnya Mirna Salihin.


Sianida merupakan senyawa kimia yang mengandung atom karbon terikat tiga dengan nitrogen (CN) atau disebut kelompok siano. Sianida terbagi atas beberapa jenis yaitu Hidrogen Sianida, Asam Sianida dan Natrium Sianida. Senyawa Sianida sering digunakan dalam pembuatan plastik, kertas, tekstil. Selain itu, Senyawa Sianida juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan senyawa kimia seperti Hydrocyanida Acid (Prussic Acid).

Namun selain digunakan untuk sesuatu yang bermanfaat, terkadang Sianida disalah gunakan oleh sebagian orang untuk tindakan kriminal seperti pembunuhan. Selain kasus pembunuhan Mirna Salihin, diluar negeripun Sianida sering digunakan oleh tentara Amerika dan Nazi dalam melakukan pembunuhan. Adapun kasus pembunuhan yang terjadi akibat dari Sianida, seperti kasus pembunuhan Stepan Bandera dan Grigori Rasputin. Dan ada juga kasus bunuh diri massal menggunakan Sianida yang dilakukan oleh walikota dan wakil walikota Leipzig beserta keluarganya pada tahun 1945.

Mengapa Sianida dapat menyebabkan kematian ? Begini proses sehingga Sianida dapat menyebabkan kematian :

Pada saat Sianida telah masuk kedalam tubuh melalui mulut, Sianida masuk ke dalam sel tubuh dan merusak sel tubuh tersebut. Untuk masuk ke dalam sel tubuh dan merusaknya, Sianida hanya membutuhkan waktu sekitar 15 detik. Setelah sel tubuh rusak, 3 menit kemudian pernapasan akan terganggu, pernapasan akan menjadi tergesa-gesa sama seperti sesak napas.

Setelah Sianida mempengaruhi proses pernapasan, napas yang tergesa-gesa akan memerlukan banyak oksigen, oksigen yang berlebihan akan mempengaruhi proses kerja jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh termasuk otak dan kemudian akan mengalami kejang-kejang. Apabila tidak segera ditangani dalam 10 menit, seseorang yang telah teracuni senyawa Sianida akan pingsan, mulutnya akan mengeluarkan buih dan tidak lama kemudian akan mati karena banyak sel dalam tubuh telah rusak dan aliran darah keseluruh organ tubuh terganggu sehingga darah yang tersuplai ke otak tidak tercukupi.

Selain menyebabkan kematian, Sianida juga dapat menimbulkan efek apabila terkena Sianida.

Apabila kulit terkena secara langsung senyawa Sianida dalam konsentrasi yang tinggi, baik itu berbentuk bubuk ataupun cairan akan menimbulkan efek kulit menjadi kemerah-merahan. Apabila kulit terkena Sianida secara berulang maka akan menyebabkan terjadinya Dermatitis. Gejala apabila telah terjadi Dermatitis adalah kulit menjadi gatal, timbulnya makula, papula atau vesikula. Menurut BPPT, terkena senyawa Sianida dalam konsentrasi yang rendah dalam jangka waktu yang panjang akan menyebabkan penurunan nafsu makan, kepala menjadi sakit pusing, tubuh lemas dan mual-mual.

Menurut BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), Apabila senyawa Sianida telah terkena pada kulit Anda, sebaiknya Anda melakukan hal berikut.

  • Lepaskan pakaian, perhiasan, jam tangan dan sepatu yang ikut terkena senyawa Sianida.
  • Kemudian cuci bagian yang terkena senyawa Sianida dengan sabun atau bisa juga detergen dan bilas dengan bersih menggunakan air banyak-banyak hingga senyawa Sianida tidak lagi melekat pada permukaan kulit. (Sekitar 15-20 menit)


Berapa gram dosis Sianida yang dapat menyebabkan Kematian ?

Sianida sangat mudah larut didalam air, cukup 1 teguk saja Anda meminum minuman yang telah tercampur Sianida maka dapat menyebabkan kematian. Namun, apabila dosis Sianida yang masuk kedalam tubuh dalam jumlah yang rendah ataupun dalam jumlah dibawah batas normal, maka Sianida akan berubah menjadi Tiosianat sehingga aman dan akan dikeluarkan melalui urine. Selain itu, apabila dosis Sianida yang masuk kedalam tubuh rendah maka tubuh akan mengikat Sianida dengan Vitamin B12.

Namun apabila Sianida masuk kedalam tubuh dalam dosis yang besar ataupun melebihi dosis normal maka tubuh tidak  akan mampu mengubahnya menjadi Tiosianat ataupun mengikatnya dengan Vitamin B12 dan yang ada hanyalah dapat merusak sel di dalam tubuh dan dapat mengganggu pernapasan sehingga dapat menyebabkan kematian. Senyawa Sianida hanya memerlukan dosis yang sedikit untuk dapat menyebabkan kematian. Dosis senyawa Sianida yang dapat menyebabkan kematian apabila masuk ke dalam tubuh adalah 150-200 miligram.

Sianida sebenarnya juga terdapat pada buah-buahan seperti pada biji buah apel ataupun biji buah anggur namun dalam dosis yang rendah ataupun dibawah batasan normal. Selain dalam buah-buahan, Sianida juga terdapat dalam tumbuhan ataupun sayuran seperti singkong dan kacang kratok atau kacang jawa.

Semoga Bermanfaat.


EmoticonEmoticon